Satu kata, satu perbuatan

On September 17, 2009, in Indonesian, My thought, by adimulia

Pada waktu musim kampanye bulan Mei kemarin, setiap capres diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan anggota Ikadin. Yang paling menarik menurut saya, pada waktu Jusuf Kalla berdiskusi. Seorang Ibu bertanya seputar komitment Jusuf Kalla untuk produk dalam negeri dan masalah branding (merk). Jusuf Kalla kemudian menjawab, “Sekarang pakai sepatu apa?” Kemudian dia mencopot sepatunya yg bermerk “JK Collection” asli dari Cibaduyut. Dia tanya lagi, “Ibu tasnya buatan Indonesia atau bukan?”. Si Ibu pun sontak malu karena tasnya buatan luar negeri yang berharga jutaan rupiah.

Begitu banyak masalah ketika perbuatan kita tidak sesuai dengan perkataan kita. Dalam sehari, ada berapa banyak kalimat yang kita ucapkan. Apakah benar perbuatan kita sesuai dengan kata-kata kita?

Muda-mudi yang sedang berpacaran mungkin bisa ratusan kali mengucapkan kata “I love you” selama masa pacaran. Tapi apakah benar demikian? Apakah cinta itu sudah benar-benar nyata dalam setiap perbuatan kita? Ketika pasangan beradu pendapat sering terucap kalimat, “Aku melakukan ini karena aku mencintai engkau”. Menarik, apakah benar demikian?

Ketika kita mengatakan “Aku percaya pada Tuhan”. Apakah benar demikian? Apakah kita masih terus percaya ketika masalah datang? Apakah yang kita lakukan sudah membuktikan bahwa kita percaya? Implikasi satu kalimat di atas berdampak besar.

Integritas terbentuk ketika perbuatan seseorang sama dengan apa yang dia ucapkan. Tidak ada orang yang sempurna untuk selalu berintegritas, tapi tidak ada salahnya melatih diri untuk mengatakan apa yang kita benar-benar maksud, dan melakukan sungguh-sungguh apa yang kita katakan.

Tagged with:  

Comments are closed.

Free WordPress Themes