Bergumul

On January 31, 2010, in Indonesian, My thought, by adimulia

Ada beberapa hal yang sedang saya gumulkan beberapa bulan belakangan ini. Seringkali pergumulan itu menghasilkan kebingungan. Katanya, kalau bingung, bawalah hal itu dalam doa. Sesudah berdoa, baca Alkitab untuk mengerti apa kata Tuhan tentang pergumulan itu. Sesudah itu, lakukan lah yang terbaik.

Seperti yang saya sudah pernah tulis beberapa post sebelumnya, salah satu hal yang saya gumulkan adalah tentang “apa” dan “dimana”. Kemarin ini, datang tawaran yang mungkin seolah menjawab pergumulan saya, untuk kedua kalinya ditawari pekerjaan di perusahaan A, di kota B. Apakah ini jawaban doa saya? Cukup membingungkan.

Mulailah, saya menimbang ini itu. Dari segi karir, ok. Dari segi gaji, ok. Tapi dari segi lingkungan, meragukan…mungkin rasa ragu ini datang karena ada faktor historis. Alhasil, saya pikir, tidak ada alasan solid untuk mengambil kesempatan ini. Melihat hidup ke belakang, 8730 hari (dari sejak saya nongol di dunia) Tuhan selalu mencukupkan apa yang saya butuhkan (baca: needs, bukan desires). Jadi jelas, alasan gaji tidak solid untuk jadi faktor penentu. Lagian, klo yang dikejar cuma gaji & karir sih, rasanya gak ada habisnya, dan gak akan pernah content.

Akhir kata, saya masih bergumul tentang ini itu. Sulit dimengerti (dan juga dikatakan), saya belajar menikmati pergumulan2 yang ada. Setiap pergumulan membawa saya lebih mengenal Tuhan itu seperti apa. Kemarin malam ada yang bilang sama saya, “jangan terlalu serius jadi orang”. Sebenernya saya juga gak mau terlalu serius memikirkan ini itu, jujur aja kadang cape. Tapi hati ini terlanjur “captivated” ketika Tuhan menyatakan kasihNya. Sola gratia.

Tagged with:  

Comments are closed.

Weboy