Monyetnya kena gak?

On February 27, 2010, in Events, Indonesian, by adimulia

Tujuh tahun lalu saya ikut ujian saringan masuk (usm) Unpar. Pilihan pertama Teknik Industri, pilihan keduanya Teknik Sipil. Yang diuji sebenarnya cuma dua bidang: matematika sama bahasa inggris. Cuma karena pilihan keduanya itu Teknik Sipil, harus ikut tes fisika juga.

Nah, satu soal fisika yang bikin saya penasaran, sampai masi teringat sampai sekarang itu begini:

Seorang pemburu membidik seekor monyet yang sedan bergelantungan di dahan pohon. Monyet ini berada di jarak 200 m dari pemburu terhadap horizontal. Ketika pemburu meletuskan senapannya, monyet kehilangan kesetimbangan, kemudian jatuh dari dahan pohon. Apakah peluru dapat mengenai monyet? Jika mengenai monyet, apa yang dapat kamu simpulkan mengenai posisi monyet dan peluru ketika itu?

Hah? Jujur aja waktu itu saya malah ketawa-ketawa, dalam pikiran, ya mana saya tau kena apa kaga, terus posisi monyetnya seperti apa. Haha, saya pikir orang teknik sipil suka guyon juga ya. Tapi karena penasaran saya ikuti nasehat papa. Papa sering bilang, “Kalo bingung, coba gambar/tulis”. Ya, papa orang teknik sipil gitu lho, jadi ya emang kalo nanya soal sama papa pasti digambar dulu. Soal matematik, fisika, kimia, semua biasanya digambar dulu. Anyway, kalau digambar ternyata ada perspektif berbeda yang kita bisa dapetin:


Kan jaraknya 200m horizontal. Dan itu pasti siku-siku, jadi kita bisa dapetin kalo sudut sisanya (sudut A + sudut B) pasti 90 derajat juga (secara sudut total segitiga itu 180 derajat). Nah dengan konsep phytagoras, kita bisa asumsi dengan logika, kalau tingginya itu 150 m. Contoh sederhananya: segitiga phytagoras sederhana sisinya kan (3,4,5), rumusnya a2 + b2 = c2. Juga, dengan konsep phytagoras, kita bisa ketemu salah satu sudutnya itu 37 derajat.

Oh well…dengan digambar, ketemu lah situasinya. Tapi, waktu itu tetep aja gak ktemu jawabannya. Bener-bener mana saya tau bakal kena monyetnya apa ngga.haha. Nah, kemarin2 ini somehow saya teringat lagi soal fisika itu. Sebenernya itu gimana sih? Apa monyetnya kena apa ngga. Alhasil saya coba google, dan ketemu jawabannya.

Ternyata soal yang saya dapat waktu itu belum lengkap. Seharusnya dikasi tau berapa kecepatan pelurunya: kalo pelurunya 50 m/s gmana, kalo pelurunya 25 m/s gmana. Barulah kita bisa menjawab monyetnya kenapa apa ngga, gimana posisi monyetnya. Berikut ini solusinya kalau penasaran.

Oh well, ajaibnya saya lulus tes usm tersebut.

***

Sebenernya, menambah aspek filosofis (maaf jika terasa agak lebay, tapi ini ada benarnya), hidup juga seperti itu. Kita disodorkan bermacam-macam soal hidup. Ada yang bisa kita jawab dengan mudah. Ada yang kita jawab dengan salah. Ada yang bikin kita ketawa.

Ada soal yang kalau kita gak bisa jawab, masa depan kita bisa berbeda. Kalau cuma soal fisika mungkin sepele, paling berakhir di universitas A atau B. Tapi kadang konsekuensi persoalan hidup bisa lebih eternal dari hal-hal di atas.

Ada soal yang kita gak bisa jawab, bukan karena kita gak mengerti. Tapi karena soalnya tidak lengkap. Mungkin “Yang memberi soal ujian” belum selesai memberi informasi, sepintar apapun kita ya gak akan bisa menjawab dengan benar. Soalnya gak lengkap oi.

Ada soal yang kadang dibikin gak lengkap, supaya kita tanya si Pembuat Soal. Mungkin sebenarnya si Pembuat Soal itu cuma mau supaya kita datang dan bertanya minta petunjuk. Juga kalau kasusnya demikian, aspek yang diuji bukan cuma apa yang terpapar di lembar soal, aspek inisiatif untuk menjawab soal juga diuji.

Go the extra mile. Jangan menyerah begitu aja. Kalau bingung, berhenti sejenak, gambar persoalannya. Apa yang kita tahu? Apa tujuan kita? Prinsip-prinsip apa yang kita tahu? Jelas, prinsip-prinsip hidup akan menuntun kita untuk menyelesaikan persoalan-persoalan. Pegang lah “Prinsip Kebenaran” yang sejati.

Akhir kata, soal-soal yang diberikan dalam hidup diberikan dengan maksud yang baik, dan ada tujuan yang pasti. Entah itu masuk ke perguruan tinggi, atau tujuan yang lebih kekal.

Tagged with:  

1 Response » to “Monyetnya kena gak?”

  1. Adit says:

    klo soal monyet, tanya gracia tau kali lol. g suka cara pandang lo tentang soal yg gk lengkap.

Free WordPress Theme