Di hadapan anak-anak di Rumah Pintar Cakra Cendekia-1 Markas Divisi I Infranti Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Minggu (31/1/2010), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenalkan lima Presiden RI yang pernah memimpin sebelum dirinya.
“Anak-anak, siapa presiden RI yang pertama itu,” tanya Presiden Yudhoyono, sambil menunjuk jejeran foto-foto Presiden RI yang terpampang di dinding tembok Rumah Pintar tersebut. Anak-anak kemudian menjawab serempak, “Soekarno….”. Presiden kemudian mengenalkan bahwa Presiden Soekarno adalah proklamator.
Lalu, Presiden mengenalkan presiden kedua, yaitu Soeharto. Presiden kemudian mengomentari Soeharto sebagai “pembangun bangsa”. Dari situ, Presiden kemudian mengenalkan BJ Habibie sebagai presiden ketiga RI berikut dengan predikatnya. “Beliau ahli ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek),” tambah Presiden.
Presiden kemudian juga menjelaskan mengenai presiden keempat, yaitu Abdurrahman Wahid. “Beliau bapak kemajemukan,” lanjut Presiden.
Selanjutnya, Presiden mengenalkan presiden kelima, yaitu Megawati Soekarnoputri. Presiden tidak menyebutkan predikat apa pun, tetapi berkata, “Beliau putri presiden RI pertama, Soekarno.”
Saat sampai di foto keenam, yakni foto dirinya, Presiden memancing anak-anak, “Ini foto siapa?” dan anak-anak langsung menjawab, “Presiden Yudhoyono.”
Setelah anak-anak menjawab, Presiden kemudian menjelaskan bahwa semua presiden yang memimpin negeri ini memiliki maksud yang baik untuk menyejahterahkan rakyatnya.
***
Pas baca ini sedikit tertawa kecil, jaman Mega masa gak ada yang bisa dibanggain selain beliau putri Presiden Soekarno? ckckck.
Sedikit kelirumologi, di media sering banget nyebut “mantan Presiden Habibie”, sebenernya jabatan presiden itu melekat seumur hidup. Jadi biarin udah gak menjabat, seharusnya masih disebut Presiden Habibie.

Oh yaaaa?? Tapi Presiden kan kedudukan/posisi kerja, bukan status kayak “ayah” atau “ibu”. Di Amrik juga dipanggil “former president” instead of “president”. Dari mana dapat info ini, Tin? ^_^
Oh, ini waktu kemarin2 orang sibuk mau kasih gelar pahlawan nasional buat Gus Dur. Saya jd inget pas inaugurasi Obama, Bill Clinton tetap disebut “President Clinton”, Abraham Lincoln (presiden US ke-16) tetap disebut “President Lincoln”.
Hmmm…kesan saya klo pake mantan itu artinya udah bukan lagi. Jadi mantan Presiden Habibie, artinya bukan lagi Presiden. Tapi klo nyebutnya former President Habibie, rasanya lbh jelas. Krn former artinya prior/previously/preceding in time. Haha, jadi rancu, mungkin cm saya aja?
Presiden Habibie –> ok.
Mantan Presiden Habibie –> ok.
Mantan Presiden ke-3 RI –> Keliru, karena artinya dia bukan lagi presiden ke-3.
Mantan Presiden RI ke-3 –> Keliru, karena artinya ada RI ke-1, RI ke-2, etc.
Ah…pernak pernik bahasa
Gubrakkk!!
Definitely beda antara “former” dan “ex” itu lumayan gede. Tapi Indonesia kayaknya ngga punya kata khusus untuk membedakan deh. Mantan atau bekas, sama-sama berlaku buat both former dan ex, dan sama-sama kurang enak didengar.. ^_^
Haha, iya.
Former President –> ok banget.
Mantan Presiden –> somewhat still ok.
Bekas Presiden –> ngga banget.