Feb 27

Tujuh tahun lalu saya ikut ujian saringan masuk (usm) Unpar. Pilihan pertama Teknik Industri, pilihan keduanya Teknik Sipil. Yang diuji sebenarnya cuma dua bidang: matematika sama bahasa inggris. Cuma karena pilihan keduanya itu Teknik Sipil, harus ikut tes fisika juga.

Nah, satu soal fisika yang bikin saya penasaran, sampai masi teringat sampai sekarang itu begini:

Seorang pemburu membidik seekor monyet yang sedan bergelantungan di dahan pohon. Monyet ini berada di jarak 200 m dari pemburu terhadap horizontal. Ketika pemburu meletuskan senapannya, monyet kehilangan kesetimbangan, kemudian jatuh dari dahan pohon. Apakah peluru dapat mengenai monyet? Jika mengenai monyet, apa yang dapat kamu simpulkan mengenai posisi monyet dan peluru ketika itu?

Hah? Jujur aja waktu itu saya malah ketawa-ketawa, dalam pikiran, ya mana saya tau kena apa kaga, terus posisi monyetnya seperti apa. Haha, saya pikir orang teknik sipil suka guyon juga ya. Tapi karena penasaran saya ikuti nasehat papa. Papa sering bilang, “Kalo bingung, coba gambar/tulis”. Ya, papa orang teknik sipil gitu lho, jadi ya emang kalo nanya soal sama papa pasti digambar dulu. Soal matematik, fisika, kimia, semua biasanya digambar dulu. Anyway, kalau digambar ternyata ada perspektif berbeda yang kita bisa dapetin:

Read more »

Tagged with:
Dec 19

Bagian dari refleksi setelah dua bulan ini baca bukunya J.I. Packer yang judulnya Knowing God. Buku ini emang sering banget direkomendasiin sama hamba Tuhan. Konon katanya, buku ini cocok buat orang yang masih dalam tahap awal mengikut Tuhan. Dalam hati saya pikir, wah itu saya. Walaupun Kristen sejak lahir, tapi perjalanan rohani sesungguhnya baru tumbuh enam tahun belakangan ini. Setelah baca dari bab satu ke bab selanjutnya, buku ini berat juga doktrinnya (bagi saya). Read more »

Tagged with:
Dec 16

Artikel di bawah ini ditulis oleh abang saya pertengahan tahun 2006 yang lalu sewaktu dia masih jadi guru agama di SMAN 3 Bandung. Artikel ini sebenernya satu bab di buku karangan Charles Swindoll yg berjudul Musa. Semoga bisa menjadi berkat. Artikelnya bener-bener panjang buat dibaca (Take your time, I think it’s worth reading). ***

desert2

Satu demi satu, setiap anak berbaju putih-biru berbaris menuju aula. Ini adalah hari pertama bersekolah di SMA Negeri 3 Bandung.

Waktu berjalan begitu cepat hingga akhirnya sekarang tanpa terasa Anda sudah tiba di akhir dari tahun ajaran ini. Beberapa minggu lagi akan dilangsungkan Ujian Akhir Semester, setelah itu pembagian rapor dilanjutkan dengan libur kenaikan kelas untuk siswa kelas 1 dan 2.

Sekolah tetap ramai. Banyak orang tua mendaftarkan putra-putrinya yang baru saja lulus SMP untuk dapat melanjutkan studi di SMA Negeri 3 pada tahun ajaran baru.

Sementara siswa kelas 2 dan 3 yang baru naik kelas dari tingkat sebelumnya mengisi waktu liburan dengan berdiam diri di rumah, jalan-jalan bersama keluarga dan atau bersama teman, siswa kelas 3 yang baru saja lulus sedang berjuang dan bergumul tentang masa depannya. Kuliah atau tidak? Jika kuliah, akan mendafatar di mana saja dan mengambil jurusan apa?

Itulah rutinitas SMA. Read more »

Tagged with:
Sep 26

Well, this has been a question for many Christians over the ages. Having so many choices from KJV, NASB, ESV, NIV, NLT, up to The Message and LB Cotton Tail, we often confuse which version is true? I took a brief study to understand how bible was translated. Hope it can help.

Quick facts of the Bible. It was written in three languages: Hebrew (most of the Old Testament), Aramaic (some sections in the Old Testament), and Greek (the New Testament). Bible was written over a 1500 year span. Written by over 40 authors. Written in different places (from the wilderness, dungeon, prison walls, travelling, up to the isle of Patmos). Written in times of war and peace. Written in different moods. Written on three continents. But…the most important thing we need to know and believe: the Bible was written under the direction and inspiration of the Holy Spirit. Read more »

Tagged with:
Aug 20

Walaupun Yusuf sudah menjadi penguasa di Mesir, hatinya masih berada di Kanaan

Kebahagiaan adalah bukanlah perkara “dimana” tetapi perkara “ketika”

Tagged with:
Aug 15

Yusuf dijebloskan ke dalam penjara karena dia melakukan segalanya dengan benar. Hah? Bisa?

Sebelum membahas kehidupan Yusuf di rumah Potifar, mungkin ada baiknya jika kita mengingat kembali proses yang sudah dialami oleh Yusuf. Dibuang ke sumur, hampir dibunuh, akhirnya dijual oleh saudara-saudaranya sendiri. Saya bayangkan Yusuf sudah mengalami rasanya pupus impian. Sekarang Yusuf memulai hidup baru di Mesir, bekerja dengan serius sampai bisa diberi kepercayaan untuk mengurus rumah tangga Potifar. Read more »

Tagged with:
Aug 12

21011

Suatu sore di akhir bulan Oktober 2008, saya berjalan pulang dari kampus menuju tempat parkir mobil di Banff Trail. Tiba-tiba dari belakang ada yang memanggil, “Martin, apa kabar?”. Rupanya seorang kawan lama. Singkat cerita saya bercerita tentang kondisi dan situasi saya secara umum yang emang lagi banyak beban masalah. Read more »

Tagged with:
preload preload preload