Quoted from Jack Layton’s last letter before he passed away:
“My only other advice is to cherish every moment with those you love at every stage of your journey, as I have done this summer.”
“My friends, love is better than anger. Hope is better than fear. Optimism is better than despair. So let us be loving, hopeful and optimistic. And we’ll change the world.”
People come and go, life may not go well sometimes, but I am really grateful for I am going through every bit and pieces of life with my LORD and loved ones. Ah…joy comes in the morning just as sure as the sun rises each and every day.
Kalau kita liat update status di facebook, entah mengapa, lebih dari 50% status yang saya baca bersifat ungkapan kesedihan, umpatan emosi, bersifat negatif. Status update yang lain bersifat memberikan informasi, ada yang update jalanan macet, ada yang promosi barang ini itu, dst. Cuma yang agak jarang, status yang bersifat positif. Walaupun ada, biasanya status positif ini cuma muncul menjelang akhir pekan, sampai kira-kira hari Minggu. Hari Senin udah penuh dengan keluhan lagi.haha.
Beginilah hidup kali ya? Orang kalau diminta menyebutkan sesuatu yang positif, kayanya kok ya susah banget. Tapi kalau diminta menyebutkan yang negatif, bisa alami, mengalir begitu aja. Apa ini natur kejatuhan manusia ke dalam dosa? Sekarang bagi yang sudah menikah…seandainya ditanya, kenapa sih mau menikah dengan pasangannya? Banyak yang menjawab, “Ya karena dia orangnya baik.” atau “Ya, karena dia orangnya sabar.”. Jawabannya pendek. Tapi begitu beberapa tahun menikah, dan lagi berantem, mungkin keluhan/cacian itu sendiri bisa dibikin novel.
Ah, kenapa anda menikahi pasangan anda?
L: *bercerita tentang bagaimana harinya berlalu*
M: *pasang telinga mendengarkan + senyum*
L: “Lho kok ketawa?”
M: *menirukan telinga gajah* “Ini lagi dengerin nih…”
Hahaha, malemnya pacar saya kirimin link audio kotbah, tentang “The Secret of Your Spouse’s Success“ termasuk dibahas tentang “mendengar”. Isinya bagus banget , terutama untuk yang sudah menikah, atau yang rencananya mau nikah. Kudu dengerin.
Ada beberapa blog menarik yang saya ikuti tentang kehidupan cinta anak-anak Tuhan. Salah satunya ya blognya Grace Suryani yang judulnya Tuhan masih menulis cerita cinta, ada lagi beberapa blog yang isinya insipiratif seperti Comitted to Love, atau The Road North, atau “Keep counting the blessing“-nya Ci Yanni. Kadang sharing dari ibu-ibu blogger itu cukup refreshing, setidaknya saya mendapat perspektif mereka sebagai wanita. Musim valentine, cerita cinta bertebaran dimana-mana. Di facebook, semuanya mengucapkan happy valentine. Di persekutuan ada acara khusus buat merayakan. Moment valentine rasanya jadi moment setahun sekali buat mengungkapkan cinta kasih.
Walaupun sebenernya saya pikir-pikir lagi: Tuhan menulis cerita cinta setiap hari. Hampir setiap orang dalam hidupnya pernah merasakan kasih. Saya pun demikian. Kalau diingat-ingat, lucu juga cerita cinta yang Tuhan tulis dalam hidup saya. Sebagai anak-anak, Tuhan menulis cerita cintaNya melalui keluarga. Dulu saya pernah cerita sedikit di blog post yang ini.
Continue reading »
