<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gunung batu &#187; Bicara Cinta</title>
	<atom:link href="http://gunung-batu.com/tag/bicara-cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gunung-batu.com</link>
	<description>tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Dec 2011 07:54:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Loving, hopeful and optimistic</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2011/08/loving-hopeful-and-optimistic/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2011/08/loving-hopeful-and-optimistic/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Aug 2011 15:07:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Quotes]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesaksian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunung-batu.com/?p=1937</guid>
		<description><![CDATA[Quoted from Jack Layton&#8217;s last letter before he passed away: “My only other advice is to cherish every moment with those you love at every stage of your journey, as I have done this summer.” “My friends, love is better than anger. Hope is better than fear. Optimism is better than despair. So let us [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Quoted from Jack Layton&#8217;s <a href="http://www.theglobeandmail.com/news/politics/ottawa-notebook/laytons-last-words-love-is-better-than-anger-hope-is-better-than-fear/article2137381/">last letter</a> before he passed away:</p>
<blockquote><p>“My only other advice is to cherish every moment with those you love at every stage of your journey, as I have done this summer.”</p>
<p>“My friends, love is better than anger. Hope is better than fear. Optimism is better than despair. So let us be loving, hopeful and optimistic. And we’ll change the world.”</p></blockquote>
<p>People come and go, life may not go well sometimes, but I am really grateful for I am going through every bit and pieces of life with my LORD and loved ones. Ah&#8230;joy comes in the morning just as sure as the sun rises each and every day.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2011/08/loving-hopeful-and-optimistic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa mau menikah</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2011/06/kenapa-mau-menikah/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2011/06/kenapa-mau-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2011 05:45:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[My thought]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemikiran Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunung-batu.com/?p=1886</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita liat update status di facebook, entah mengapa, lebih dari 50% status yang saya baca bersifat ungkapan kesedihan, umpatan emosi, bersifat negatif. Status update yang lain bersifat memberikan informasi, ada yang update jalanan macet, ada yang promosi barang ini itu, dst. Cuma yang agak jarang, status yang bersifat positif. Walaupun ada, biasanya status positif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kita liat update status di facebook, entah mengapa, lebih dari 50% status yang saya baca bersifat ungkapan kesedihan, umpatan emosi, bersifat negatif. Status update yang lain bersifat memberikan informasi, ada yang update jalanan macet, ada yang promosi barang ini itu, dst. Cuma yang agak jarang, status yang bersifat positif. Walaupun ada, biasanya status positif ini cuma muncul menjelang akhir pekan, sampai kira-kira hari Minggu. Hari Senin udah penuh dengan keluhan lagi.haha.</p>
<p>Beginilah hidup kali ya? Orang kalau diminta menyebutkan sesuatu yang positif, kayanya kok ya susah banget. Tapi kalau diminta menyebutkan yang negatif, bisa alami, mengalir begitu aja. Apa ini natur kejatuhan manusia ke dalam dosa? Sekarang bagi yang sudah menikah&#8230;seandainya ditanya, kenapa sih mau menikah dengan pasangannya? Banyak yang menjawab, &#8220;Ya karena dia orangnya baik.&#8221; atau &#8220;Ya, karena dia orangnya sabar.&#8221;. Jawabannya pendek. Tapi begitu beberapa tahun menikah, dan lagi berantem, mungkin keluhan/cacian itu sendiri bisa dibikin novel.</p>
<p>Ah, kenapa anda menikahi pasangan anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2011/06/kenapa-mau-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Love &amp; respect</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2011/03/love-respect/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2011/03/love-respect/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 19:34:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Life Lesson]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunung-batu.com/?p=1837</guid>
		<description><![CDATA[L: *bercerita tentang bagaimana harinya berlalu* M: *pasang telinga mendengarkan + senyum* L: &#8220;Lho kok ketawa?&#8221; M: *menirukan telinga gajah* &#8220;Ini lagi dengerin nih&#8230;&#8221; Hahaha, malemnya pacar saya kirimin link audio kotbah, tentang &#8220;The Secret of Your Spouse&#8217;s Success&#8220; termasuk dibahas tentang &#8220;mendengar&#8221;. Isinya bagus banget , terutama untuk yang sudah menikah, atau yang rencananya mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://gunung-batu.com/wp-content/uploads/2011/03/happy-elephant-01-205x300.jpg" alt="" title="happy-elephant-01" width="205" height="300" class="alignright size-medium wp-image-1838" />L: *bercerita tentang bagaimana harinya berlalu*<br />
M: *pasang telinga mendengarkan + senyum*<br />
L: &#8220;Lho kok ketawa?&#8221;<br />
M: *menirukan telinga gajah* &#8220;Ini lagi dengerin nih&#8230;&#8221;</p>
<p>Hahaha, malemnya pacar saya kirimin link audio kotbah, tentang &#8220;<a href="http://icfsd.org/index/2007/secret-your-spouses-success" target="_blank">The Secret of Your Spouse&#8217;s Success</a>&#8220; termasuk dibahas tentang &#8220;mendengar&#8221;. Isinya bagus banget , terutama untuk yang sudah menikah, atau yang rencananya mau nikah. Kudu dengerin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2011/03/love-respect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tuhan masih menulis cerita cinta</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2011/02/tuhan-masih-menulis-cerita-cinta/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2011/02/tuhan-masih-menulis-cerita-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2011 01:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[My thought]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunung-batu.com/?p=1828</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa blog menarik yang saya ikuti tentang kehidupan cinta anak-anak Tuhan. Salah satunya ya blognya Grace Suryani yang judulnya Tuhan masih menulis cerita cinta, ada lagi beberapa blog yang isinya insipiratif seperti Comitted to Love, atau The Road North, atau &#8220;Keep counting the blessing&#8220;-nya Ci Yanni. Kadang sharing dari ibu-ibu blogger itu cukup refreshing, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa blog menarik yang saya ikuti tentang kehidupan cinta anak-anak Tuhan. Salah satunya ya blognya Grace Suryani yang judulnya <a href="http://www.facebook.com/pages/Tuhan-Masih-Menulis-Cerita-Cinta/336521874821">Tuhan masih menulis cerita cinta</a>, ada lagi beberapa blog yang isinya insipiratif seperti <a href="http://mikeloveslia.blogspot.com/">Comitted to Love</a>, atau <a href="http://hanshinta1.blogspot.com/">The Road North</a>, atau &#8220;<a href="http://yannyblessing.blogspot.com/">Keep counting the blessing</a>&#8220;-nya Ci Yanni. Kadang sharing dari ibu-ibu blogger itu cukup refreshing, setidaknya saya mendapat perspektif mereka sebagai wanita. Musim valentine, cerita cinta bertebaran dimana-mana. Di facebook, semuanya mengucapkan happy valentine. Di persekutuan ada acara khusus buat merayakan. Moment valentine rasanya jadi moment setahun sekali buat mengungkapkan cinta kasih. </p>
<p>Walaupun sebenernya saya pikir-pikir lagi: Tuhan menulis cerita cinta setiap hari. Hampir setiap orang dalam hidupnya pernah merasakan kasih. Saya pun demikian. Kalau diingat-ingat, lucu juga cerita cinta yang Tuhan tulis dalam hidup saya. Sebagai anak-anak, Tuhan menulis cerita cintaNya melalui keluarga. Dulu saya pernah cerita sedikit di blog post <a href="http://gunung-batu.com/2010/03/ada-kasih-ada-pengorbanan/">yang ini</a>.<span id="more-1828"></span></p>
<p>Somehow konsep-konsep dalam keluarga itu tertanam sedemikian rupa sampai kita dewasa. Malahan ada masa dimana saya begitu idealis tentang cerita cinta. Pokoknya saya mau cari calon pasangan hidup yang cantik, pinter masak, pinter bikin kue, suka bersih-bersih rumah, ramah, rendah hati, suka menolong orang, suka menabung, dll. Hahaha *ini sepertinya bukan kategori buat manusia*. Tapi konsepnya pokoknya berusaha cari yang sempurna, lupa ngaca sama diri sendiri, lupa tanya sama Tuhan, atau bahkan gak mau dengerin Tuhan tentang kriteria pasangan hidup yang benar.</p>
<p>Singkat cerita saya mengenal namanya pacaran, tapi rupanya gagal. Mengenal lah yang namanya patah hati. Pas ngalamin patah hati, rasanya emang sedih. Tapi Tuhan masih menulis cerita cinta. Setelah kembali menjadi single, saya justru merasa itulah masa-masa saya paling dekat sama Tuhan. Yang saya belajar dari kasih Tuhan tentang pacaran, konsepnya simple, di 1 Korintus 13:4-8.</p>
<blockquote><p>Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.</p></blockquote>
<p>Nah sekarang saya masih dalam masa pacaran *ihiy*, Tuhan masih menulis cerita cinta. Perjalanan ceritanya masih panjang, tapi saya bersyukur untuk setiap cerita cinta yang Tuhan tulis. Ada yang sedih, ada yang bikin senang, ada yang bikin ketawa. Cerita cinta yang Tuhan tulis dalam hidup anda pasti berbeda dan punya keunikan sendiri. Tapi percayalah, ketika Tuhan menulis cerita cinta, Dia mengerti benar apa itu cinta <img src='http://gunung-batu.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2011/02/tuhan-masih-menulis-cerita-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>It&#8217;s a covenant</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2010/08/its-a-covenant/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2010/08/its-a-covenant/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 20:16:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Quotes]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Quote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunung-batu.com/?p=1575</guid>
		<description><![CDATA[Christian marriage is not about staying in love, but to keeping the covenant just as God has kept His covenant to us. Sungguh&#8230;dia adalah seorang perempuan biasa yang punya Tuhan luar biasa. Sumber: Portrait of a Biblical Woman (1 Petrus 3:1-6)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Christian marriage is not about staying in love, but to keeping the covenant just as God has kept His covenant to us.</p></blockquote>
<p>Sungguh&#8230;dia adalah seorang perempuan biasa yang punya Tuhan luar biasa.</p>
<p>Sumber:<a href="http://www.irect.org/khotbah/KMay9_2010.wma"> Portrait of a Biblical Woman</a> (1 Petrus 3:1-6)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2010/08/its-a-covenant/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
<enclosure url="http://www.irect.org/khotbah/KMay9_2010.wma" length="8926265" type="audio/x-ms-wma" />
		</item>
		<item>
		<title>Ada kasih, ada pengorbanan</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2010/03/ada-kasih-ada-pengorbanan/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2010/03/ada-kasih-ada-pengorbanan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 07:43:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Celoteh]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih & Pengharapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunung-batu.com/?p=1341</guid>
		<description><![CDATA[Someone said, &#8220;Life should be lived in a forward motion but can be understood only by looking back.&#8221; Dua puluh empat atau dua puluh lima tahun yang lalu mama nanya sama cici dan abang saya, &#8220;Mau punya adik gak?&#8221;. Cici jawab, &#8220;Mau&#8230;mau adik cewe&#8221;. Abang jawab, &#8220;ga ah, cowo aja&#8221;. Mereka ngotot2an ala anak kecil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gunung-batu.com/wp-content/uploads/2010/03/Puzzle.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1342" title="Puzzle" src="http://gunung-batu.com/wp-content/uploads/2010/03/Puzzle-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Someone said, &#8220;Life should be lived in a forward motion but can be understood only by looking back.&#8221;</p>
<p>Dua puluh empat atau dua puluh lima tahun yang lalu mama nanya sama cici dan abang saya, &#8220;Mau punya adik gak?&#8221;. Cici jawab, &#8220;Mau&#8230;mau adik cewe&#8221;. Abang jawab, &#8220;ga ah, cowo aja&#8221;. Mereka ngotot2an ala anak kecil dan kita semua pada akhirnya tau, *jreng2* lahirlah saya. Saya baru ingat lagi sama cerita itu hari ini, hari anniversary mama papa. Beberapa tahun terakhir, terutama setelah kita semua udah tinggal terpencar, saya merasa bahwa keluarga adalah pemberian Tuhan yang lebih dari yang saya sebelumnya harapkan. Keluarga bukan sekedar ada karena &#8220;request minta adik&#8221; di atas.<span id="more-1341"></span></p>
<p>Lucu kalo ngebayangin jaman masi SD misalnya. Rutinitas pagi, lima orang siap2 di waktu yang sama. Tiga anak masuk pagi semua, sekolahnya beda. Sarapan di mobil sambil ngantuk2. Bikin PR di mobil. Kadang saya terlambat gara2 dianterin paling terakhir. Pake sepatu di mobil. Malah pernah suatu hari, sepatu ketinggalan sebelah di rumah. Haha, hal-hal kaya gini kalo diliat sekarang terasa lucu dan bikin kangen.</p>
<p>Ada kasih, ada pengorbanan. Jaman sekarang ungkapan itu semakin terdengar klise. Apa masih ada orang tulus jaman sekarang ini? Tapi ketika saya ingat orang tua, ungkapan di atas adalah kenyataan hidup. Bagaimana orang tua membesarkan kami semua, mengusahakan yang terbaik untuk kami semua. Untuk apa gitu mereka mau cape-cape mencurahkan kasih, sekarang kita semua udah pada besar dan &#8220;meninggalkan&#8221; mereka untuk memulai hidup masing-masing. Orang tua tidak pernah hitung2an akan pengorbanan mereka.</p>
<p>Pas mama mengandung, dia uda jaga pola makannya. Ketika ngidam, papa bahkan untuk hal yang terlihat konyol selalu usahain, katanya biar anaknya gak ngeces/ngacai terus. Belum lagi proses ngelahirinnya. Belum lagi mendidiknya, kasi makannya. Belum lagi kalo lagi bandel2nya. Lagi gak nurut2nya. Konsep mengasihi yang saya belajar dari orang tua adalah selalu memberi tanpa mengharap balik. Mengasih dengan memberi. Terdengar berlawanan tapi sebenarnya tidak.</p>
<p>Terima kasih Tuhan atas cintaMu, atas berkatMu, dan atas segalanya yang telah Kauberikan padaku.</p>
<p>***</p>
<p>Ada forward2an dari teman beberapa hari lalu&#8230;</p>
<p>10 Tip Pernikahan Bahagia</p>
<ol>
<li>Jangan marah pada waktu yang sama. Kasian tetangga.</li>
<li>Jangan berteriak pada waktu yang sama, kecuali ada maling atau kebakaran.</li>
<li>Kalau bertengkar cobalah mengalah untuk menang. Kan ada pepatah: &#8220;yang waras ngalah&#8221;.</li>
<li>Tegurlah pasangan Anda dengan kasih. Kalo perlu tegur sambil &#8220;kasih&#8221; cek atau berlian (Hmmm&#8230;mauuu dunk).</li>
<li>Lupakanlah kesalahan masa lalu. Yang perlu diingat tuh: masa2 romantis. Hmmmm&#8230;</li>
<li>Boleh lupakan yang lain, tetapi jangan pasangan Anda. (Tapi jangan lupa mandi, apalagi sampe lupa kasih uang bulanan).</li>
<li>Jangan menyimpan amarah sampai matahari terbenam. Kecuali kalau anda bisa menahan matahari untuk tidak terbenam.</li>
<li>Seringlah memberikan pujian kepada pasangan Anda. Kalau perlu nyanyiin walaupun fals.</li>
<li>Bersedia mengakui kesalahan. (Yah, paling ditempeleng atau di&#8217;ngambek&#8217;in. .. He he)</li>
<li>Dalam pertengkaran, yang paling banyak bicara dia-lah yang salah.(Untuk nutupin kesalahan tuh&#8230;&#8230;. Ha ha ha).</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2010/03/ada-kasih-ada-pengorbanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Love Makes a Friend</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2010/02/love-makes-a-friend/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2010/02/love-makes-a-friend/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 14:37:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[Songs]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adimulia.net/blog/?p=1188</guid>
		<description><![CDATA[What made you give your last cookie away Or help me clean my room all day Why would you let me use your stereo Or save me the middle of your Oreo Why would you always try to be there when I really really need you there to care You&#8217;re always willing to share Love [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>What made you give your last cookie away<br />
Or help me clean my room all day<br />
Why would you let me use your stereo<br />
Or save me the middle of your Oreo</p>
<p>Why would you always try to be<br />
there when I really really need you there to care<br />
You&#8217;re always willing to share<span id="more-1188"></span></p>
<p>Love makes a friend be a friend like you<br />
Love takes a friendship and turns it into<br />
Something to last your whole life through<br />
Love makes a friend be a friend like you</p>
<p>What makes you wanna give your heart away<br />
What makes open up and say<br />
All of the feelings that you hold inside<br />
All of the secrets that you try to hide</p>
<p>Why would you always try to be<br />
There when I really really need you there to care<br />
You&#8217;re always willing to share</p>
<p>Love makes a friend be a friend like you<br />
Love takes a friendship and turns it into<br />
Something to last for all life through<br />
Love makes a friend be a friend like you<br />
Love makes a friend be a friend like you</p>
<p><object width="500" height="281"><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="movie" value="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=9530870&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=0&amp;show_byline=0&amp;show_portrait=0&amp;color=00ADEF&amp;fullscreen=1" /><embed src="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=9530870&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=0&amp;show_byline=0&amp;show_portrait=0&amp;color=00ADEF&amp;fullscreen=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" width="500" height="281"></embed></object>
<p><a href="http://vimeo.com/9530870">Love Makes a Friend Be a Friend Like You</a> from <a href="http://vimeo.com/gii">GII Vancouver</a> on <a href="http://vimeo.com">Vimeo</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2010/02/love-makes-a-friend/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku adalah &#8230;..</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2010/02/aku-adalah/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2010/02/aku-adalah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 20:13:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[My thought]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adimulia.net/blog/?p=1169</guid>
		<description><![CDATA[Aku hadir dalam tindakan. Bahasa manusia terlalu terbatas untuk mengungkap realitas aku. Aku adalah kontemplasi dan aksi, perenungan dan perbuatan. Aku menerangi langkah-langkah di lembah yang kelam. Aku terdengar, pun dalam keheningan. Adalah sangat mudah untuk jatuh aku, tetapi menjaga aku hidup selama bertahun-tahun adalah perkara lain. Aku akan teruji pada saat yang sulit. Aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku hadir dalam tindakan. Bahasa manusia terlalu terbatas untuk mengungkap realitas aku. Aku adalah kontemplasi dan aksi, perenungan dan perbuatan. Aku menerangi langkah-langkah di lembah yang kelam. Aku terdengar, pun dalam keheningan. Adalah sangat mudah untuk jatuh aku, tetapi menjaga aku hidup selama bertahun-tahun adalah perkara lain. <span id="more-1169"></span></p>
<p>Aku akan teruji pada saat yang sulit. Aku menutupi kekurangan. Aku memberi kekuatan tuk melakukan yang terbaik, menjalani kegetiran tanpa isak, melalui kepedihan tanpa keluh. Biarkan aku tumbuh alami. Tanam aku lewat perhatian dan kebaikan. Sirami dengan kasih dan ketulusan, dengan kesabaran dan pengertian, dan juga komitmen. Aku adalah &#8230;..</p>
<p>***</p>
<p>Selamat hari kasih sayang <img src='http://gunung-batu.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><object width="549" height="309"><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="movie" value="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=6746882&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=0&amp;show_portrait=0&amp;color=00ADEF&amp;fullscreen=1" /><embed src="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=6746882&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=0&amp;show_portrait=0&amp;color=00ADEF&amp;fullscreen=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" width="549" height="309"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2010/02/aku-adalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedalamnya hatiku</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2009/11/sedalamnya-hatiku/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2009/11/sedalamnya-hatiku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 14:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Poem]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adimulia.net/blog/?p=528</guid>
		<description><![CDATA[Tiada tempat beristirahat kekal di dunia ini Bercerita tuk dimengerti, mendengar tuk mengerti Mengadu dan memaknai hidup yang singkat ini Semua datang pada waktunya Dan kan pergi pada saatnya Aku disini menyambut datang melepas pergi Kutengadah pandang langit malam berhias bintang Pejamkan mata berdoa dalam kesunyian Engkau kah dia? Bimbang menyeruak kalbu Tembok China berdiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiada tempat beristirahat kekal di dunia ini<br />
Bercerita tuk dimengerti, mendengar tuk mengerti<br />
Mengadu dan memaknai hidup yang singkat ini</p>
<p>Semua datang pada waktunya<br />
Dan kan pergi pada saatnya<br />
Aku disini menyambut datang melepas pergi</p>
<p>Kutengadah pandang langit malam berhias bintang<br />
Pejamkan mata berdoa dalam kesunyian<br />
Engkau kah dia?</p>
<p>Bimbang menyeruak kalbu<br />
Tembok China berdiri kokoh di hatinya<br />
Benar misteri adalah isi<br />
Saat semua terungkap, usailah kisah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2009/11/sedalamnya-hatiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tentang pasangan hidup</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2009/10/tentang-pasangan-hidup/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2009/10/tentang-pasangan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 12:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[My thought]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih & Pengharapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adimulia.net/blog/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[A woman without her man, is nothing A woman, without her, man is nothing Di Institut Gajah Duduk (IGD) ada joke ttg gmana attitude cewe IGD mencari jodoh. Tahun pertama biasanya diwarnai pertanyaan ttg jati diri, &#8220;siapa saya?&#8221;. Kemudian tahun-tahun berikutnya sampai ketika lulus, klo ada cowo yang coba deketin biasanya cewe di IGD ngasih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://s55.photobucket.com/albums/g148/m61r1/Kaskus2/piccolo_piccolo___by_joolya.jpg" alt="" /></p>
<p>A woman without her man, is nothing<br />
A woman, without her, man is nothing</p>
<p>Di Institut Gajah Duduk (IGD) ada joke ttg gmana attitude cewe IGD mencari jodoh. Tahun pertama biasanya diwarnai pertanyaan ttg jati diri, &#8220;siapa saya?&#8221;. Kemudian tahun-tahun berikutnya sampai ketika lulus, klo ada cowo yang coba deketin biasanya cewe di IGD ngasih respon &#8220;siapa anda?&#8221;. Lol, secara cewe di IGD itu agak kurang jumlahnya. Ditambah dengan pemikiran bahwa IGD adalah institut terbaik bangsa, makin tinggilah jalan pikirnya. Akibat attitude demikian, ketika sudah lulus kuliah status berubah jadi STMJ (sudah tamat masi jomblo), jadi skrg responnya &#8220;siapa aja dah&#8221;<span id="more-504"></span></p>
<p>Bule pun punya joke serupa. Ketika seorang wanita berumur 12, ada 20 kriteria tentang calon pasangan hidupnya kelak. Tapi ketika dia berumur 32, kriterianya jadi cuma dua, &#8220;as long as he is warm and breathing&#8221;.haha.</p>
<p>Terlepas dari dua joke di atas. Bulan Oktober ini udah lebih dari lima orang nanya sy tentang jodoh. Ada yang sekedar bercanda, ada yang mau ngenalin dgn orang lain, ada yang dengan tulus akan mendoakan. Sy jadi sedikit tergerak untuk berpikir, apa sy nantinya akan menurunkan kriteria sy dari 20 jadi 2? Wew&#8230;ya jangan sampe se-ekstrim itu. Atau pertanyaan lebih ekstrim yang setiap kita perlu tanya, apa sih tujuan kita cari jodoh? Apa sih tujuan kita menikah?</p>
<p>Sebelumnya sy orang yang berpikir idealis. Maksudnya sekolah yang rajin, trus masuk kuliah, kuliah ya cari pacar, klo udah lulus kuliah ya cari kerja, terus klo udah cocok ya menikah, menikah ya punya anak, besarkan anak, dst. Tapi sayangnya realita gak pernah sesederhana itu. Kalo dulu ditanya apa tujuan menikah? Paling saya jawab ya karena itulah hidup yang normal. Ini waktu hidup itu masih relatif gak banyak masalah macem2 sih.</p>
<p>Berbagai macam buku Kristen juga coba memberikan suatu &#8220;guideline&#8221; dan konfirmasi dalam mencari pasangan hidup. Ada checklist2 tentang mencari jodoh. Seorang temen coba menjalankan semua di guideline itu, tapi itu bukan jaminan karena akhirnya hubungan itu bisa berakhir juga. Emang buku-buku itu ada baiknya, jangan salah mengerti tapi Tuhan lah yang berdaulat atas apa yang terjadi akhirnya.</p>
<p>Sy pribadi sampai hr ini terus berdoa untuk rencana berkeluarga suatu hari kelak. Jika iya, dengan siapa? blom tau. Apa yang dicari? syukurnya udah tau. Secara mutlak, saya mencari calon pasangan hidup yang mengasihi Tuhan, mengasihi saya, dan terakhir mengasihi dirinya sendiri. Kalo urutannya dibalik, bisa jadi azab dan sengsara&#8230;Juga, jelas sy sendiri berusaha mengasihi dengan urutan yang sama.</p>
<p>Kemudian yah secara praktek, ada bbrp aspek yang perlu dipikirkan, klo boleh menyimpulkan, ada tiga proses untuk menilai tiga kriteria di atas. Kecocokan hidup&#8230;setiap orang punya gaya hidup yang berbeda-beda, dibesarkan di keluarga dengan background dan kebiasaan berbeda, pendidikan mgkn beda, datang dari background sosial ekonomi beda, pasti ada banyak perbedaan. Dsinilah diuji sejauh mana kedua pihak mau &#8220;sacrifice&#8221; dan adjust, ego masing2 diuji. Kedua, Keseriusan hidup&#8230;sejauh mana seseorang menjalani hidupnya, bagaimana dia menghadapi masalah-masalah hidup, apakah mudah menyerah. Apakah dia orang yang mau menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Dan yang terakhir, kekudusan hidup, sedalam apa dia (mau) hidup benar di hadapan Tuhan. Apakah dia mau selalu bersandar pada Tuhan dalam aspek kehidupannya. Gmana hubungan pribadi dia dengan Tuhan.</p>
<p>Oh well&#8230;seindahnya saya menemukan pasangan hidup yang tepat, (idealnya) sesabar itu pun sy untuk menemukan calon yang sepadan. Gak pengen yang aneh2 kaya dongeng sih. Live happily ever after tiu gak realistis, mengingat menikah ngga membuat masalah jadi hilang begitu saja. Tapi salah satu anugerah menikah itu gmana dua orang yang berbeda bisa melewati suatu masalah bersama-sama dan Tuhan menyertai selalu.</p>
<p>Akhir kata&#8230;apabila sudah tiba waktuNya tentang pasangan hidup, sy yakin dan percaya, itulah yang terbaik Tuhan anugerahkan bagi kita. Apabila waktuNya (menurut kita) tak kunjung tiba, Tuhan jugalah yang pasti akan memampukan setiap kita untuk melewatinya.</p>
<p>Letspraytogether.<br />
*nah lho, kalimat di atas mau dibaca seperti apa?*</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2009/10/tentang-pasangan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencintai yang sulit dicintai</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2009/07/mencintai-yang-sulit-dicintai/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2009/07/mencintai-yang-sulit-dicintai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 18:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adimulia.net/blog/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Saumiman Saud Kita dapat melakukan apa saja di dunia ini, namun semua itu belum tentu berkenan di dalam hati kita, orang lain dan Tuhan. Manusia hanya terbatas melihat bagian luar, padahal yang di dalam itu ada misteri. Ada orang mencoba membela diri dengan mengatakan bahwa “ Sebenarnya hatinya baik, cuma kelakuannya saja tampak begitu“ [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <a href="http://www.saumimansaud.org-a.googlepages.com/mengasihi">Saumiman Saud</a></p>
<p>Kita dapat melakukan apa saja di dunia ini, namun semua itu belum tentu berkenan di dalam hati kita, orang lain dan Tuhan. Manusia hanya terbatas melihat bagian luar, padahal yang di dalam itu ada misteri.  Ada orang mencoba membela diri dengan mengatakan bahwa  “ Sebenarnya hatinya baik, cuma kelakuannya saja tampak begitu“ , “Orangnya jujur, tetapi ia dipengaruhi sang isteri” Saya coba serahkan kepada anda yang menjawab, sebenarnya mana lebih baik penampakan di luar baik namun di dalamnya jahat atau sebaliknya? Semestinya yang ideal adalah, penampakan di luar baik, di dalam juga begitu.<span id="more-231"></span></p>
<p>Akhir tahun 2007 ini kami sangat sibuk mempersiapkan diri untuk pindah rumah  dari San Jose, California  menuju Seattle, Washington. Pada saat mengepak-ngepak barang bari pakaian, buku-buku, mainan anak, alat-alat dapur dan sebagainya yang cukup banyak, maka sambil mengepak terlihat ada barang-barang yang sudah lama namun kita jarang memakainya dan repot juga kalau di bawa pindah. Oleh sebab itu kami sekeluarga mencoba untuk menyeleksi dengan teliti. Barang-barang yang tidak perlu lagi dengan hati yang tega harus kami singkirkan atau buang ke tong sampah. Sedangkan untuk pakaian dan beberapa alat-alat elektrnonik lainnya rasanya tidak tega kalau dibuang begitu saja. Oleh sebab itu kami bawa ke Good Will untuk disumbangkan ke sana. Berkali-kali saya ke sana rasanya terlintas rasa bersalah, apakah saya memberi barang-barang ini karena memang benar-benar saya mengasihi orang yang menerimanya? Atau karena saya tidak mau repot dan menganggap tempat itu hanya lokasi menyingkirkan barang-barang?  Untungnya sih Good Will berupa toko sehingga barang-barang bekas itu dijual kembali dan menghasilkan uang sehingga secara nyata uangnya yang disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan bukan barang bekas itu.</p>
<p>Mencintai seseorang yang kita cinta itu gampang sekali, bahkan apa saja yang kita lakukan maunya untuk menyenangkannya. Seseorang rela berkorban segala-galanya demi orang yang dicintai. Tentu anda masih ingat cerita legendaries Siti Nurbaya atau Sam Pek Eng Tai, kisah menyintai hingga tetes darah terakhir.  Namun mencintai orang yang tidak dicintai tidak gampang sebab dalam hal ini diperlukan pengorbanan yang lebih besar. Sebenarnya konsep mencintai orang yang tidak dicintai mirip dengan pesan Tuhan Yesus “Kasihilah musuhmu”.  Tidak mungkin seseorang mengasihi musuhnya, sebab musuh itu hanya dapat dikasihi apabila kita berdamai dengannya. Apabila ada seseorang mengatakan bahwa ia dapat mengasihi musuhnya maka kalimat ini perlu dicurigai, sebab kalau ia sungguh-sungguh mengasihi orang tersebut mengapa masih menganggap orang itu adalah musuhnya?</p>
<p>Setiap manusia ada kelemahannya, itu sebabnya apabila kita mencintai; maka orang yang kita cintai itu juga belum tentu sempurna. Pernah saya dengar cerita bahwa ada sepasang anak muda yang sudah hampir menikah, namun kemudian batal hanya gara-gara sang wanita menemukan sang pria itu kaos kakinya bolong? Agak beda dengan konsep kasih yang Tuhan Yesus praktekkan bukan? Tatkala Ia cinta pada kita, maka Ia tidak mengutak-atik segala kelemahan kita masa lalu. Bahkan darah-Nya di atas kayu salib telah menghapus segala kesalahan yang kita perbuat. Ia rela mengorbankan nyawa-Nya hanya untuk mencintai orang-orang yang seharusnya tidak pantas dicintai seperti saya dan  anda.</p>
<p>Seorang penulis mengatakan demikian, tatkala kita berada di suatu tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan. “Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, tetapi itu juga kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan,Itupun adaah kesempatan. Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.  Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : &#8220;Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil&#8221; Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.  Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang  Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak&#8230; Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.“</p>
<p>Saya tidak tahu siapa saja yang bercokol dalam hidup anda yang  hingga hari ini masih merupakan “kesulitan“ untuk anda mencintainya? Mungkin orang itu adalah orang-orang yang pernah menyakiti hati anda? Yang pernah merugikan anda? Yang pernah mengecewakan anda? Yang pernah merusak kehidupan anda? Tetapi cobalah kita teduh sejenak? Bukankah anda dan saya juga pernah mengecewakan Tuhan, menyakiti hati-Nya juga? Tetapi Ia mencintai kita apa adanya? Ia tidak menghitung masa lalu kita, asal kita bertekad untuk memperbaharuinya. Yohanes 3 : 16 mencatat karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini Ia telah mengorbankan Anak-Nya yang Tunggal itu. Rasul Paulus berkata kepada Philemon, :dulu ia tidak berguna bagimu, sekarang ia berguna bagimu dan bagiku“ Kalimat ini diucapkan rasul Paulus berhubungan dengan Onesimus yang pernah merugikan Philemon. Namun saat ini terlihat buah-buah pertobatannya sehingga Paulus mengatakan ia berguna bagi Philemon, dengan demikian Paulus memohon agar ia menerima dan mengasihi  Onesimus kembali bukan lagi sebagi budak namun sebagai saudara.</p>
<p>Apabila kita membenci seseorang maka tanpa disadari kita mengalami kerugian terbesar dalam hidup ini. Tatkala kita membenci, maka kita akan kehilangan suka-cita dan damai sejahtera, sementara orang yang kita benci tidak tahu-menahu dan tetap saja bersuka-cita dan damai  sejahtera. Mengasihi orang yang pernah kita benci memang tidak gampang, namun bukankah ini juga merupakan  salah satu cara untuk  kita mempraktekkan bagaimana mencintai orang yang sulit dicintai? Masalahnya adalah apakah kita sudah siap?</p>
<p>*) Penulis lahir di Medan, saat ini bertugas sebagai pendeta di Washington State , USA</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2009/07/mencintai-yang-sulit-dicintai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga penguji kesetiaan</title>
		<link>http://gunung-batu.com/2009/07/tiga-penguji-kesetiaan/</link>
		<comments>http://gunung-batu.com/2009/07/tiga-penguji-kesetiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 15:54:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adimulia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Bicara Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adimulia.net/blog/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Ada tiga penguji kesetiaan. Pertama, waktu. Seberapa lama kita bisa setia? Kedua, jarak. Kita bisa setia saat dekat, tetapi bagaimana jika kita terpisah jauh? Ketiga, keadaan. Kalau lagi senang kita akan setia, tetapi bagaimana jika dalam keadaan yang sulit? ~e-RH 14 Juli 2009 Hmmmmm&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ada tiga penguji kesetiaan. Pertama, waktu. Seberapa lama kita bisa setia? Kedua, jarak. Kita bisa setia saat dekat, tetapi bagaimana jika kita terpisah jauh? Ketiga, keadaan. Kalau lagi senang kita akan setia, tetapi bagaimana jika dalam keadaan yang sulit? ~e-RH 14 Juli 2009</p></blockquote>
<p>Hmmmmm&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunung-batu.com/2009/07/tiga-penguji-kesetiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

